Palu, 11 Agustus 2025 — Andi Basso, mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Datokarama Palu, mengangkat topik “Model Komunikasi Pembinaan Santri dalam Membangun Keinginan Muhadharah di Pondok Pesantren Nurul Falah” sebagai fokus penelitian skripsinya.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya minat santri dalam mengikuti kegiatan muhadharah di pondok pesantren tersebut. Banyak santri menganggap kegiatan muhadharah yang bertujuan melatih keterampilan berbicara di depan umum tidak penting, sehingga partisipasi mereka cenderung rendah.
Menurut Andi Basso, fenomena ini penting dikaji karena muhadharah tidak hanya menjadi ajang latihan retorika, tetapi juga sarana pembentukan kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi yang sangat dibutuhkan santri untuk berdakwah di tengah masyarakat.
“Dengan model komunikasi pembinaan yang tepat, diharapkan minat santri untuk mengikuti muhadharah dapat meningkat, sehingga kegiatan ini kembali menjadi tradisi positif di pesantren,” ujar Andi Basso.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategi komunikasi pembinaan yang efektif, baik bagi pengurus pesantren maupun para pembina, untuk menghidupkan kembali semangat santri mengikuti kegiatan muhadharah secara rutin.
Penulis: Moh. Abdul Rasyid
Dokumentasi : Moh. Syarif Hidayatullah