Palu, 7 Agustus 2025 — Andi Makhraj, mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Datokarama Palu, mengangkat topik “Peran Da’i dalam Pencegahan Kasus Pernikahan Dini di Desa Siweli Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala” sebagai fokus penelitiannya.

Penelitian ini berangkat dari keprihatinan terhadap fenomena pernikahan dini yang masih marak terjadi di Desa Siweli. Berdasarkan pengamatan Andi, banyak anak di desa tersebut menikah pada usia yang relatif muda, yang berpotensi menimbulkan dampak sosial, pendidikan, dan kesehatan.

Alasan penelitian ini dilakukan adalah untuk menilai sejauh mana pengaruh dan kontribusi seorang da’i sebagai tokoh agama dalam mengedukasi, membimbing, serta membangun kesadaran masyarakat agar menjauhi praktik pernikahan dini.

“Da’i memiliki posisi strategis dalam masyarakat, tidak hanya menyampaikan ceramah agama, tetapi juga memberikan arahan praktis untuk membentuk perilaku sosial yang lebih baik,” ujar Andi Makhraj.

Ia berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi masyarakat, aparat desa, dan lembaga terkait untuk memperkuat strategi pencegahan pernikahan dini melalui pendekatan keagamaan yang persuasif dan berkesinambungan.

Penelitian ini juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa UIN Datokarama Palu dalam menghadirkan solusi berbasis riset terhadap masalah sosial yang dihadapi masyarakat di Sulawesi Tengah.